PROSES PEMBELIAN RUMAH DI PERUMAHAN HSS PROPERTI
PEMBELIAN RUMAH DENGAN CASH BERTAHAP
1. Konsumen memilih kavling yang tersedia
2. Konsumen datang ke kantor proses boking fee
3. Konsumen pembayaran dp pertama (pembayaran dp minimal 50% dari harga jual)
4. Konsumen menandatangani PSJB
5. Proses pembangunan rumah
6. Rumah selesai dibangun (konsumen memeriksa fisik rumah)
7. Konsumen menandatangani PPJB
8. Serah terima kunci
9. Pemeriksaan dokumen pembelian dan perhitungan piutang dll (foto)
PEMBELIAN RUMAH DENGAN MEKANISME KPR
1. Konsumen memilih kavling yang tersedia
2. Konsumen datang ke kantor proses boking fee
3. Bi checking (booking dikembalikan jika konsumen ada collect atau ada pinjaman di tempat lain)
4. Konsumen melengkapai berkas KPR
5. Wawancara di bank pemeberi KPR (jadwal wawancara ditentukan marketing dan bank)
6. Konsumen telah disetujui oleh pihak bank dan telah terbitnya surat persetujuan (menunggu invoice
dari marketing dan pihak bank)
7. Proses pembangunan rumah
8.Rumah telah selesai dibangun
9. Proses akad kredit (bawa materai 15 proses akad kredit di notaris)
10.Serah terima kunci rumah (serah terima kunci garansi 3 bulan, teknik & produksi)
SOP PEMBELIAN RUMAH DI PT. HSS
1. Konsumen boking/dp ke divisi keuangan
2. Konsumen melengkapi syarat-syarat
3. Jika konsumen ditolak bank maka dibebankan biaya administrasi sebesar Rp. 500,000,00
4. Proses pembangunan rumah paling lambat 6 bulan jika KPR
5. Uang boking/DP karena konsumen ditolak bank dapat diambil setelah ada konsumen pengganti atau
selambat-lambatnya 3 bulan setelah keputusan penolakan bank dengan keterangan ada invoice dari
marketing
6. Boking/dp hangus apabila konsumen menyatakan membatalkan pembelian rumah
7. Uang dp dilunasi setelah pembangunan rumah
8. Cash bertahap diangsur selama 3 bulan atau harus lunas sebelum terjadinya AJB di notaris
9. Persetujuan berkas KPR dan penandatanganan berkas KPR

comment 0 komentar
more_vert